Sadar Kearsipan di Masa Pandemi

3
122
views

Oleh: IRZAL NATSIR, SE  M.SI *

Apakabarkampus.com — Dua tahun terakhir ini kita semua disibukkan kondisi yang benar benar membuat negara tercinta dan masyarakat  ini walah dalam menghadapinya. Situasi kedaruratan akibat serangan bertubi tubi corona secara global ini  bukan hanya meluluhlantakan aspek kesehatan dengan korban hingga saat ini mencapai jutaan jiwa orang, tetapi juga telah menghantam dan menghancurkan sendi sendi penopang negara ini terkhusus ekonomi, ibarat kapal yang sedang berlayar diterjang gelombang pasang yang tinggi, walaupun itu kita semua berharap tak karamlah kapal di dasar samudera tetap terapung  layar terkembang menuju pulau harapan. Kesadaran dan do’a menjadi sebuah  semangat bagi kita semua dan menjadi ikhtiar bahwa pandemi covid yang telah bermutasi dengan berbagai varian ini, dengan kehendak Tuhan pasti akan sirna tanpa meninggalkan jejak fisiknya, “BADAI PASTILAH BERLALU”.

Bukan sebuah kebetulan karena tercatat dalam sejarah bahwa pandemi hebat terjadi dalam siklus ratusan tahun dan pernah terjadi 100 tahun yang lalu yang memakan korban yang tak sedikit pula. Tak tinggal diam dalam mengantisipasi serangan corona virus ini, negara pun terus melakukan program program strategis untuk mencegah jatuhnya korban akibat virus ini, tak bosan bosan kesadaran kita semua terus digugah agar tak salah dan keliru dalam menjalani aktivitas kehidupan kita demi menjaga dan membentengi kita semua agar tak terpapar, ya gunakan masker, ya mencuci tangan, ya menjaga jarak hingga melakukan vaksinasi. Dinamika covid sebagai sebuah wabah extraordinary inipun berpengaruh terhadap penggunaan anggaran negara yang besar dan sudah pasti bermuara kepada dinamika kearsipan yang kompleks dan dituntut haruslah akuntabel karena boleh dikata semua kelembagaan baik pusat dan daerah telah melakukan rasionalisasi anggaran demi mendukung program penanggulangan pandemi covid ini.

Penggunaan anggaran negara yang sangat besar ini sedianya dicatat ataupun tercatat dengan rapi dan  sebagai ingatan maupun bukti dalam pengelolaan anggaran tersebut  agar tak menimbulkan efek negatif bagi penyelenggara negara yang tanpa sadar merugikan organisasi dan orang per orang. Bahkan beberapa waktu lalu kita dipertontonkan perilaku perilaku tak terpuji para pemangku jabatan terkait penanganan Covid dan hal hal menyangkut anggaran lainnya. Dan harus pula diakui bahwa arsip pula yang menjadi jalan masuk dalam telisik, telusur, selidik dan sidik hingga ditemukan perilaku menyimpang dalam penggunaan anggaran negara. Jadi secara teknis dan spesifik arsip pun berkontribusi bukan hanya mendukung akuntabilitas organisasi tetapi juga menunjukan kelemahan organisasi yang secara konstruktif memperbaiki organisasi tersebut.

Arsip yang tercipta di masa pandemi pada setiap organisasi baik pada level pemerintahan di pusat maupun di daerah haruslah mendapatkan perlakuan yang special disimpan, ditata secara baik pada tempat yang direkomendasikan agar aman dan terjaga informasinya. Untuk itu tak salah jika Pemerintah mengeluarkan Surat Edaran Menpan dan RB Nomor 62 Tahun 2020 Tentang Penyelamatan Arsip Covid yang menjadi acuan didalam menyikapi arsip di masa pandemi ini. Arsip pandemi pun akan menjadi bahan akuntabilitas, sumber informasi,  dan memori kolektif sebagai khasanah  yang akan bercerita kepada generasi mendatang tentang dahsyatnya serangan corona pada negara kita di masa lalu. Dan pada akhirnya regulasi dan aturan yang berlakupun tak akan berjalan secara efektif jika tak dibarengi kesadaran yang tinggi.  Jadi
protokol kesehatan sebagai sebuah kesadaran  akan klop dan  sempurna jika dibarengi dengan kesadaran kearsipan, sehat masyarakat sehat pula pemerintah. (*)

*Penulis: IRZAL NATSIR, SE  M.SI
Arsiparis Ahli Madya Pemprov. Sulawesi Selatan
 

3 KOMENTAR

  1. Mantap tulisannya,,,
    Sdh saatnya berburu dan selamatkan arsip covid disemua lembaga, otganisasi, perusahaan, pemerintah maupun perorangan sebagai referensi penanganan pandemi masa kini dan masa mendatang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here